Kamis, 22 Mei 2025

Islamic Dawah In Australia: Navigating Faith, Outreach, And Social Cohesion

By : Tegar S. Ahimza, Special Correspondent

(Part of Library and Information Council, The Regional Board of Muhammadiyah Central Java, History Observer and Professional Copywriter)

May 22, 2025 | Surakarta, Indonesia


Australia's multicultural society has long been a fertile ground for religious and cultural exchange. In recent years, Islamic dawah—the act of inviting others to understand Islam—has evolved through various initiatives aimed at fostering interfaith dialogue, community engagement, and education. While many efforts have been lauded for promoting understanding and harmony, some have sparked controversy, highlighting the complexities of religious outreach in a diverse nation.


Rabu, 21 Mei 2025

THE MAMLUKS: THE LAST BASTION OF THE ISLAMIC WORLD FROM THE MONGOL INVASION

In the mid-13th century, the Islamic world was under great threat from the brutal expansion of the Mongol Empire that had destroyed many major cities and kingdoms. One of the greatest tragedies in Islamic history occurred in 1258, when Hulagu Khan, grandson of Genghis Khan, invaded Baghdad and destroyed the Abbasid Caliphate, the center of the Islamic Caliphate for more than five centuries. Amidst this chaos, a new military force emerged from Egypt: the Mamluks. They not only retaliated against the Mongols, but also established their own glory as protectors of the Islamic world for centuries.

Senin, 10 Juli 2017

Kapan Kita Berpuasa dan Berhari Raya?

Banyak periwayatan shahih yang menjelaskan masalah ini. Beberapa di antaranya,
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، أَنّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ،قَالَ الصَّوْمُ يَوْمَ تَصُومُونَ وَالْفِطْرُ يَوْمَ تُفْطِرُونَ وَالْأَضْحَى يَوْمَ تُضَحُّونَ
Dari Abu Hurairah Radhiallôhu ’anhu, bahwasanya Nabi Shallallöhu ’alaihi wa sallam bersabda, Hari puasa adalah hari ketika orang-orang berpuasa, Idul Fitri adalah hari ketika orang-orang berbuka, dan Idul Adha adalah hari ketika orang-orang menyembelih.” (HR. Tirmidzi 632, sanad Hadist ini Hasan Gharib nenurut At Tirmidzi. dihasan oleh Imam An Nawawi dalam Al Majmu’, 6/283. Dan Jayyid menurut Al Albani dalam Silsilah Ahadits Shahihah, 1/440).

Senin, 10 April 2017

Rabu, 14 Desember 2016

Belajar Memantaskan Diri

Sebelum menemukan belahan jiwa, sebelum menjumpai cinta yang menghantarkan pada pernikahan. Ada beberapa hal yang paling penting dipersiapan sebelum semuanya berjalan sesuai taqdir-Nya.  Hal penting tersebut salah satunya adalah membuat diri menjadi lebih baik.  Dimana nantinya akan siap dalam membina kehidupan yang lebih agung dimana dihiasi Allah dengan ketenangan dan ketrentraman penuh kasih dalam ikatan pernikahan.


Selasa, 13 Desember 2016

Menyerah dalam Ta'aruf

Dia Sahabat saya... Seorang yang saya kenal telah melakukan ta'aruf dengan akhwat lebih dari 20x tapi semuanya kandas di tengah jalan. Bahkan ada beberapa dari mereka yg sudah menghitung hari menuju penikahan, tapi nyatanya tidak bisa lanjut juga. 

Saya lihat beliau tidak menyerah. Beliau tetap menjaga azzam kuat untuk tidak berpacaran dan tetap melalui proses ta'aruf.

Jumat, 04 November 2016

Rabu, 02 November 2016

DARAH SEORANG MUSLIM

Darah kaum Muslimin terlalu mahal untuk ditumpahkan kepada sesamanya. Allah memperingatkan tentang kemuliaan darah kaum Muslimin dan hukuman bagi para penumpahnya,
وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيمًا
“Dan barang siapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahanam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.” (QS. An Nisa’: 93).

Rabu, 21 September 2016

Mengapa Umat Islam Harus Ikut Pemilu

Umat Islam di Indonesia mulai kritis kepemimpinan. Sebaliknya, kaum kafir mulai melenggang dan membusungkan dada karena dukungan penuh Media yang disokong dari kaum mereka sendiri. Bahkan mereka dibantu elemen anti-Islam lainnya seperti kaum Liberal, syi'ah, komunis, dll.

Sehingga, banyak kaum muslimin tertipu karena makar jahat mereka. Karenanya, umat Islam harus mencari Solusi. Bukan malah menggembosi dan menjatuhkan sesamanya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di NKRI kita. Termasuk dalam keikutsertaan berdemokrasi (Baca : Pemilu).

Minggu, 11 September 2016

DOA HARI ARAFAH DAN DZIKIR YANG TERBAIK

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِى لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
“Sebaik-baik doa adalah doa di hari Arafah, dan sebaik-baik dzikir yang aku ucapkan dan juga diucapkan para nabi sebelumku adalah,
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
Laa ilaaha illallah, wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa ‘alaa kulli syaiin Qodiir” (Tidak ada yang berhak disembah selain Allah yang satu saja, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kekuasaan dan milik-Nya segala pujian, dan Dia Maha Mampu atas segala sesuatu).” [HR. At-Tirmidzi dari Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash radhiyallahu’anhuma, Shahihut Targhib: 1536]

Selasa, 06 September 2016

Tiga Faidah Penting

Barangsiapa mengamalkan suatu amal shalih niscaya akan Allah akan memberikan keutamaan tersendiri di dunia maupun di akhirat. Terdapat 3 keutamaan besar yang bisa kita dapati ketika kita mau untuk mengamalkan amalan-amalan tertentu. Karenanya kita sebaiknya tidak menyepelekan amalan-amalan ini. Apa saja 3 hal tersebut?

Pertama: Amal-amal yang Menyebabkan Para Malaikat Mendoakan Engkau



"Wahabi" membahayakan NKRI???

Sejarah mencatat:
1. Imam Bonjol (Pahlawan Nasional pengusir penjajah dari tanah Minang) dituduh "wahabi"

2. KH Agus Salim (pendiri bangsa, tokoh dan pahlawan nasional) dituduh "wahabi"

3. KH. Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah dan pahlawan nasional) dituduh "wahabi"

4. Syekh A. Hassan (pendiri Persis dan pahlawan nasional) dituduh "wahabi"

5. Syekh Ahmad Surkati (pendiri al-irsyad dan pahlawan nasional) dituduh "wahabi"

6. Buya Hamka (ulama karismatik nusantara), dituduh "wahabi"

7. Buya Natsir (pendiri Masyumi-tokoh dan pahlawan nasional-pernah menjabat perdana menteri indonesia) dituduh "wahabi"

Senin, 05 September 2016

Said Aqil Siradj dan Halusinasi Ancaman Wahabi

Merebaknya kelompok sesat, radikalisme dan terorisme telah dijadikan wacana. Bahkan wacana ini diseret menjadi hantu dan ancaman bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sasaran tembak dan bidikan atas wacana itu, sepertinya sengaja dibuat dan diblow-up sedemikian rupa, guna diarahkan kepada satu kelompok yang disebut Wahabi. Untuk memperkuat proposisi itu, berbagai label dan simbol sengaja diciptakan untuk membuktikan bahwa Wahabi benar-benar sebagai ancaman keutuhan NKRI ini.

Setelah berhasil mempersonifikasi Wahabi sebagai sebuah gerakan yang mengancam NKRI, maka slogan yang sama terus diletupkan agar Wahabi benar-benar sebuah ancaman bersama. Ada beberapa hal yang menjadi tanda tanya besar dan harus segera dijawab.

Pertama, benarkah Wahabi sebagai ancaman terbesar bagi NKRI. Kedua, apakah bentuk ancaman dari gerakan Wahabi ini. Ketiga, apakah Wahabi telah menjual aset negara kepada pihak “asing” sehingga keberadaannya membahayakan NKRI ? Keempat, apakah Wahabi sedang memecah belah umat ke dalam berbagai aliran dan golongan ?

Rabu, 31 Agustus 2016

Sifat Munafik : Mengangkat Kafir sebagai Pemimpin


Perlu diketahui pada hakekatnya orang-orang kafir membuat makar dan menipu kaum Muslimin. Mereka akan selalu berusaha mencelakakan dan merampas kenikmatan dari kaum Muslimin. Mereka berpura-pura amanah, berprilaku dan berperangai terpuji supaya bisa mengambil manfaat untuk kepentingan mereka. Namun, Allah Azza wa Jalla secara jelas membongkar kedok mereka. 

Allah azza wa jalla berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِّن دُونِكُمْ لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ ۚ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآيَاتِ ۖ إِن كُنتُمْ تَعْقِلُونَ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.” (QS. Ali Imran:118).

Rabu, 24 Agustus 2016

Doa Berlindung Dari Kesyirikan


Kesyirikan (Menyekutukan Allah dengan yang lain) adalah dosa terbesar dalam Agama Islam. Pelaku kesyirikan dapat terancam dosa yang serius dan sangat besar. Gambarannya sebagaimana Allah 'azza wa jalla firmankan dalam Al Quran,
إِنَّ اللهَ لاَيَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَادُونَ ذَلِكَ لِمَن يَشَآءُ وَمَن يُشْرِكْ بِاللهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْمًا عَظِيمًا
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (QS. An Nisaa’:48).
Dalam ayat yang lain, Allah subhanahu wa ta’alaa tegaskan,
 ...إِنَّهُ مَن يُشْرِكْ بِاللهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَالِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ
“…sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zhalim itu seorang penolongpun.” (QS. Al Maidah:72)

Rabu, 03 Agustus 2016

Keutamaan Wanita Bekerja di Jalan Allah

Wanita modern sekarang dengan berbagai alasan sering memilih untuk meninggalkan rumah-rumah mereka untuk mencari nafkah. Padahal, dalam waktu yang sama kewajiban mencari nafkah jelas-jelas sudah di wajibkan bagi para suami dalam ajaran agama Islam.

Para wanita yang bekerja di luar rumahnya akan memperoleh beberapa faidah dalam agama. Beberapa keutamaan para wanita yang mencari nafkah antara lain :

Kamis, 28 Juli 2016

BERIKAN UDZUR UNTUK SAUDARAMU


Dalam interaksi kepada sesama manusia pasti kita akan selalu mendapati kesalahan orang lain, baik secara langsung atau tidak. Kesalahan tersebut kadang membuat kita semakin membenci atau menghakimi seseorang secara sepihak. Lebih parah lagi, terkadang kita malah semakin dalam untuk mencari kesalahan pada orang tersebut lebih dalam.

Padahal, dalam ajaran Islam diajarkan untuk menutupi kesalahan sesama saudaranya yang beriman. Sebagaimana Rasululloh shallallohu ‘alahi wa sallam bersabda,
وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللهُ فيِ الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، وَاللهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيْهِ
“Siapa yang menutup aib seorang muslim niscaya Allah akan menutup aibnya di dunia dan kelak di akhirat. Dan Allah senantiasa menolong hamba (Allah) selama hamba (Allah) itu menolong saudaranya….” (HR. Muslim no. 2699).

Rabu, 27 Juli 2016

SURGANYA WANITA


Ada satu amalan yang di dalamnya mengandung keutamaan dunia dan akhirat bagi Wanita. Amalan tersebut sangat agung sehingga disejajarkan dengan amal-amal besar lainnya. Amalan tersebut adalah Taat pada Suami.

Bahkan, amalan ini disejajarkan oleh Nabi shalallohu ‘alahi wa sallam dengan amalan besar lainnya seperti mendirikan shalat 5 waktu, berpuasa di bulan ramadhan dan menjaga kemaluan. 

Jumat, 22 Juli 2016

Keutamaan Wanita Salihah

Wanita (istri) shalihah adalah sebuah anugerah yang sangat luar biasa dalam mahligai rumah tangga, terutama bagi suami. Sebagaimana yang digambarkan Nabi shallallohu ‘alaihi wa sallam,
الدُّنْيَا مَتاَعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ
“Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita salihah.” (HR. Muslim no. 1467).
Dalam hadist di atas yang dimaksud perhiasan (مَتاَعٌ) adalah tempat untuk bersenang-senang (Syarah Sunan an-Nasai oleh As Sindi, 6/69).

Sehingga, Wanita (istri) shalihah yang ingin mendapatkan status sebaik-baik perhiasan (bagi suaminya) adalah dia yang paling mampu menyenangkan suaminya lahir dan batin.

Selasa, 19 Juli 2016

Jangan Sembarangan Share!


HATI-HATI MENYEBARKAN BERITA DAN TULISAN


Salah satu peringatan Allah untuk tidak bermudah-mudahan menyebarluaskan berita/informasi.

Allah 'azza wa jalla berfirman,
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا إِن جَآءَكُمْ فَاسِقُ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَن تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَافَعَلْتُمْ نَادِمِينَ
Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”. (QS.Al Hujurat:6).