Jumat, 19 Oktober 2012

Ketika Shalat Istikharah Harus Didirikan

Dari Shahabat Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَلِّمُنَا الِاسْتِخَارَةَ فِي الْأُمُورِ كُلِّهَا كَمَا يُعَلِّمُنَا السُّورَةَ مِنْ الْقُرْآنِ يَقُولُ إِذَا هَمَّ أَحَدُكُمْ بِالْأَمْرِ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ مِنْ غَيْرِ الْفَرِيضَةِ ثُمَّ لِيَقُلْ
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, mengajari kami shalat istikharah dalam setiap perkara / urusan yang kami hadapai, sebagaimana beliau mengajarkan kami suatu surah dari Al-Quran. Beliau berkata, “Jika salah seorang di antara kalian berniat dalam suatu urusan, maka lakukanlah shalat dua raka’at yang bukan shalat wajib, kemudian berdoalah…”. (HR. Al-Bukhari)

Para pembaca sekalian, hadits di atas merupakan hadits yang agung. Karena di dalamnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada umatnya apabila menemui suatu perkara / urusan, maka hendaknya melakukan shalat istikharah. Namun yang menjadi poin bahasan kali ini adalah dua hal saja, yaitu hanya pada tulisan yang diberi cetak lebih tebal dari yang lain.

Kamis, 18 Oktober 2012

Waktu Terbaik untuk Berdoa

Berdoa Di Waktu Yang Tepat
Diantara usaha yang bisa kita upayakan agar doa kita dikabulkan oleh Allah Ta’ala adalah dengan memanfaatkan waktu-waktu tertentu yang dijanjikan oleh Allah bahwa doa ketika waktu-waktu tersebut dikabulkan. Diantara waktu-waktu tersebut adalah:
1. Ketika sahur atau sepertiga malam terakhir
Allah Ta’ala mencintai hamba-Nya yang berdoa disepertiga malam yang terakhir. Allah Ta’ala berfirman tentang ciri-ciri orang yang bertaqwa, salah satunya:

وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُون
Ketika waktu sahur (akhir-akhir malam), mereka berdoa memohon ampunan” (QS. Adz Dzariyat:18)

Rabu, 17 Oktober 2012

PEMBATAL-PEMBATAL KEISLAMAN


PEMBATAL-PEMBATAL KEISLAMAN [1]
(Pembahasan ini dinukil dari Silsilah Syarhil Rasaa-il lil Imaam al-Mujaddid Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab v (hal. 209-238) oleh Dr. Shalih bin Fauzan bin ‘Abdillah al-Fauzan, cet. I, th. 1424 H)
Oleh :
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Ahlus Sunnah wal Jama’ah meyakini adanya perkara-perkara yang dapat membatalkan keislaman seseorang. Berikut ini akan kami sebutkan sebagiannya:

1. Menyekutukan Allah (syirik)
Yaitu menjadikan sekutu atau menjadikannya sebagai perantara antara dirinya dengan Allah. Misalnya berdo’a, memohon syafa’at, bertawakkal, beristighatsah, bernadzar, menyembelih yang ditujukan kepada selain Allah, seperti menyembelih untuk jin atau untuk penghuni kubur, dengan keyakinan bahwa para sesembahan selain Allah itu dapat menolak bahaya atau dapat mendatangkan manfaat. Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَاءُ
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya...” [An-Nisaa': 48]
Dan Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّهُ مَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ ۖ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ
“... Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya Surga, dan tempatnya adalah Neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zhalim itu seorang penolong pun.” [Al-Maa-idah: 72]

Tempat Kelahiran Al Imam Hadist Al Bukhari Rahimahullah Ta 'alaa




Bukhara tak sekadar kota kecil di Negara Uzbekistan. Salah satu kota perdagangan terpenting di Jalur Sutra ini diwarnai ratusan peninggalan arsitektur Islam, menyulap Bukhara sebagai kota paling suci di Asia Tengah.




Uzbekistan tak lepas dari para saudaranya yaitu Kazakhstan, Turkmenistan, Tajikistan, Afghanistan, dan Kyrgzstan. Beberapa negara ini menyatu dalam satu induk, yakni Asia Tengah. Walaupun aspek pariwisatanya belum semasif Eropa atau wilayah Asia lain, Asia Tengah justru punya magnet lain.

Selasa, 16 Oktober 2012

Amalan yang Dianjurkan di Tanggal 1-10 Dzulhijjah

Hari-hari yang paling utama di dunia adalah sepuluh hari (pertama bulan Dzulhijjah). ”(Shahih Al-Jami’ Ash-Shaghir no. 1133)

Demikianlah Nabi kita صلى الله عليه وسلم menerangkan kedudukan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Dan kini hari-hari itu telah di depan mata, lantas apa yang akan kita lakukan? Akankah kita membiarkannya melewati kita begitu saja? Atau kita mengisi waktu-waktu itu dengan perkara yang bermanfaat untuk kita?

Larangan Memotong Kuku dan Rambut Bagi Orang yang Ingin Berkurban

Oleh: Badrul Tamam

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah melimpahkan nikmat dan karunia-Nya kepada kita. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada baginda Rasulillah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya. Bagi orang yang ingin berkurban dilarang memotong kuku dan memangkas rambutnya sejak masuk tanggal 1 Dzulhijjah hingga dia menyembelih hewan kurbannya.



Diriwayatkan dari Ummu Salamah radhiyallaahu 'anhu, Nabishallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,

إِذَا رَأَيْتُمْ هِلَالَ ذِي الْحِجَّةِ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّيَ فَلْيُمْسِكْ عَنْ شَعْرِهِ وَأَظْفَارِه
Apabila kalian melihat hilal Dzilhijjah dan salah seorang kalian ingin berkurban, maka hendaknya dia menahan rambut dan kuku-kukunya (yakni tidak memotongnya,- red).”
(HR. Muslim, beliau membuat bab untuk hadits ini dan hadits-hadits semakna dengannya, “Bab larangan bagi orang yang sudah masuk Dzulhijjah sementara ia ingin berkurban untuk memotong rambut dan kukunya sedikitpun”)

Senin, 15 Oktober 2012

12 Bencana Akibat Tangan Manusia

"Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)." (QS. Ar-Ruum : 041)

Bencana alam ada yang memang akibat mekanisme alam. Namun, tak tertutup kemungkinan ada pula bencana yang dipicu ulah manusia yang merusak lingkungan. Mungkin dengan niat yang baik, yaitu atas nama kemajuan atau kemakmuran, tapi akibatnya adalah kebalikannya. 

Berikut ini adalah berbagai bencana alam yang terjadi akibat kecerobohan, ketamakan, atau minimnya pemahaman manusia terhadap lingkungannya.

Kamis, 11 Oktober 2012

Posisi Tidur Rasulullah Shalallahu 'alahi Wassalam dalam Penjelasan Medis


Posisi Tidur Rasulullah Shalallahu 'alahi Wassalam dalam Penjelasan Medis

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا ٱللهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ وَذَكَرَ ٱللهَ كَثِيرًا

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu
(yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al Ahzab, 33 : 21)

 Sebagai suri teladan yang baik, Rasulullah Muhammad Shalallahu ‘alahi wassalam telah banyak memberikan contoh dalam berbagai aktifitas kehidupan Beliau Shalallahu ‘alahi wassalam. Salah satu aktifitas penting yang tidak pernah ditinggalkan manusia adalah tidur. Tidur adalah  suatu aktifitas normal manusia yang bersifat sangat penting bagi kesehatan manusia sendiri. Tanpa tidur ritmik kehidupan manusia akan kacau balau.


Kamis, 16 Agustus 2012

12 Hadits Lemah dan Palsu Seputar Ramadhan


Disusun oleh: Yulian Purnama

Hati-hati!! Hadist-hadist dha'if yang berseliweran di bulan Ramadhan, hadist-hadist ini tidak boleh dijadikan dasar dalam peribadatan apalagi menjadi landasan dalam permasalahan aqidah. Bagi para mubaligh juga dilarang untuk menyebarkannya apalagi mengistibatkan hadist ini pada Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam.

NOTE : Untuk mempermudah membaca artikel ini, hadist dhaif (lemah) berwarna merah; untuk riwayat shahih berwarna Biru atau Ungu.
==============================================

Islam adalah agama yang ilmiah. Setiap amalan, keyakinan, atau ajaran yang disandarkan kepada Islam harus memiliki dasar dari Al Qur’an dan Hadits Nabi shallallahu’alaihi wa sallam yang otentik. Dengan ini, Islam tidak memberi celah kepada orang-orang yang beritikad buruk untuk menyusupkan pemikiran-pemikiran atau ajaran lain ke dalam ajaran Islam. Karena pentingnya hal ini, tidak heran apabila Abdullah bin Mubarak rahimahullah mengatakan perkataan yang terkenal:

الإسناد من الدين، ولولا الإسناد؛ لقال من شاء ما شاء
“Sanad adalah bagian dari agama. Jika tidak ada sanad, maka orang akan berkata semaunya.” 
(Lihat dalam Muqaddimah Shahih Muslim, Juz I, halaman 12)

Minggu, 05 Agustus 2012

Ternyata Kasih Sayang Allah sangat besar terhadapa hamba-Nya


Sengaja atau tidak ketika kita melakukan sebuah kemaksiatan sebenarnya kasih sayang Allah masih tertuju pada kita, buktinya :

1. Allah masih menutupi aib kita dari orang lain pada waktu melakukan kemaksiatan, kecuali kita sendiri yang terkadang melakukan secara terang-terangan,

2. Allah sering tidak langsung mengazab kita karena kemaksiatan yang kita lakukan,

3. Allah masih memberikan kita banyak rejeki dan kenikmatan walaupun kita sering bermaksiat kepada-Nya,

4. Allah tidak langsung mencatat sebuah niat kemaksiatan sebelum kemasiatan itu benar-benar dilakukan, ketika kemaksiatan tersebut terealisasi maka Allah hanya akan mencatat keburukan itu dengan satu catatan keburukan tanpa dilipatgandakan,

5. Allah masih menunggu pertobatan kita dari kemaksiatan kita sebelum nyawa sampai ditenggorokan atau matahari terbit dari barat,

6. Allah memberikan banyak sekali petunjuk pada kita agar menghindari kemaksiatan dan ancaman keras bagi kita ketika melakukannya agar kita tidak melakukan kemaksiatan yang merugikan diri kita.

7. Allah memberikan banyak sekali jalan untuk pengampunan dosa ketika seorang sadar akan kesalahannya, dan Rahmat Allah akan selalu terbuka bagi orang yang benar-benar bertobat kepadaNya.

Semoga Bermanfaat.

Tegar S. Ahimza, S. Pd

Wallahu ta'alam bish shawab.